Kupang, 24 Pebruari 2012, Dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan yang memadai bagi masyarakat maka dalam beberapa Tahun terakhir Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas sebagai bentuk kegiatan inovatif untuk meningkatkan peran dan fungsi Puskesmas sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain dana BOK adapula dana bantuan inovatif lainnya seperti Dana Jamkesmas dan Jampersal atau Jaminan Persalinan yang diperuntukan sebagai biaya persalinan bagi Ibu bersalin di seluruh Indonesia. Penyaluran Dana BOK sendiri merupakan salah satu bentuk Tanggung jawab Pemerintah dalam pembangunan kesehatan khususnya meningkatkan upaya kesehatan promotif dan preventif guna tercapainya target SPM bidang kesehatan dan MDGs (Millenium Development Goals) Tahun 2015. 
Kegiatan Sosialisasi penyaluran Dana BOK Tingkat Kota Kupang Kupang berlangsung pada 24 Februari 2011 di Ruang Pertemuan Hotel GreeNia-Kupang, dengan mengundang seluruh bidang terkait tingkat Dinas Kesehatan Kota Kupang, perwakilan dari Puskesmas Se-kota Kupang berjumlah 10 Puskesmas yang diwakilkan oleh Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator,dan Juga Tim Pengelola BOK dari setiap Puskesmas, serta stake holder terkait yang mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Kota Kupang.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang,Dr. I. W. Ari Wijana, M.Si berlangsung dengan lancar, juga di akhiri dengan diskusi Tanya jawab mengenai metode penyaluran dan pengelolaan Dana BOK di tingkat Puskesmas. Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai pentingnya perencanaan kegiatan yang dilakukan di Tingkat Puskesmas, diharapkan harus betul-betul memperhatikan kebutuhan dan masalah kesehatan yang ada diwilayah kerja Puskesmas bersangkutan, sehingga intervensi kegiatan yang dilakukan betul-betul bisa menjawab permasalahan kesehatan yang ada diwilayah tersebut. Berdasarkan data yang dipresentasikan jumlah Realisasi Dana BOK Tahun 2011 untuk Kota Kupang, mencapai 87% (Rp. 1.961.189.500,-),dengan realisasi tertinggi ada pada Puskesmas Kupang Kota dan Oesapa masing-masing 100% dari Pagu anggaran yang dialokasikan. Untuk Tahun 2012 sendiri dialokasikan Dana BOK sebesar 2,5 Milliar untuk 10 Puskesmas yang ada di Kota Kupang.
Selain melakukan Sosialisasi Dana BOK, dalam kegiatan ini juga dilakukan Sosialisasi Dana Jamkesmas dan Jampersal. Jika Dana BOK di fokuskan untuk kegiatan Promotif dan Preventif, maka Dana Jamkesmas berfokus untuk kegiatan Kuratif dan Rehabilitatif. Dana Jampersal sendiri merupakan dana bantuan persalinan dan pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir. Dengan adanya Dana ini maka diharapkan cakupan Ibu hamil yang memeriksakan diri kehamilan dan melahirkan di sarana Fasilitas Kesehatan bisa meningkat, bahkan kedepannya diharapkan tidak ada lagi ibu hamil yang melahirkan di luar Fasilitas Kesehatan seperti di rumah maupun dukun beranak. Untuk itu diharapkan kerjasama dari semua elemen masyarakat termasuk masyarakat sendiri untuk sadar dan memanfaatkan penggunaan dana ini, khususnya Dana Jampersal bagi ibu hamil dan ibu bersalin agar mau memeriksakan kehamilan dan melahirkan di Sarana Fasilitas Kesehatan.







