![]()
Kota Kupang (14/10/2011). Walikota Kupang Drs. Daniel Adoe menghadiri acara puncak dari rangkaian Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) se-Dunia ke-4 Tingkat Kota Kupang Tahun 2011 yang dipusatkan di Pantai Oesapa – Kota Kupang, pada 14 Oktober 2011 sekitar pukul 09.30 WITA dengan melibatkan ribuan orang dari berbagai elemen yaitu : instansi pemerintah termasuk BANK NTT, Siswa-siswi mulai dari PAUD, SD, SMP/SMA dan Universitas/Sekolah Tinggi Kesehatan yang ada di Kota Kupang, unsur masyarakat seperti Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama serta badan dunia seperti UNICEF, FAO, WFP, PNPM serta NGO (CARE International, AIPMNH, CHILDFUND) dan lain sebagainya.
Kota Kupang (14/10/2011). Walikota Kupang Drs. Daniel Adoe menghadiri acara puncak dari rangkaian Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) se-Dunia ke-4 Tingkat Kota Kupang Tahun 2011 yang dipusatkan di Pantai Oesapa – Kota Kupang, pada 14 Oktober 2011 sekitar pukul 09.30 WITA dengan melibatkan ribuan orang dari berbagai elemen yaitu : instansi pemerintah termasuk BANK NTT, Siswa-siswi mulai dari PAUD, SD, SMP/SMA dan Universitas/Sekolah Tinggi Kesehatan yang ada di Kota Kupang, unsur masyarakat seperti Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama serta badan dunia seperti UNICEF, FAO, WFP, PNPM serta NGO (CARE International, AIPMNH, CHILDFUND) dan lain sebagainya.
![]()
Sesuai release yang dikeluarkan oleh Care International Indonesia Kota Kupang selaku organisasi yang sangat berperan dalam suksesnya kegiatan ini menyebutkan bahwa maksud dan tujuan daripada HCTPS secara umum yaitu untuk meningkatkan budaya CTPS pada masyarakat Kota Kupang, sedangkan secara khusus kepada para guru dan anak didik tingkat Sekolah Dasar sebagai salah satu tindakan preventif guna menghindari dan menurunkan angka kesakitan karena kuman yang terdapat pada tangan bahkan kematian sebagai jawaban efektif dari situasi kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi serta pendidikan kesehatan.
Sebagai rangkaian dari kegiatan HCTPS ini lanjut CARE International bahwa ada sejumlah kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan yaitu : (1) Dikeluarkannya himbauan dari Walikota Kupang yang berisi pesan tentang kewajiban melaksanakan CTPS terutama di 5 waktu kritis (sebelum, sesudah buang air besar/buang air kecil, sebelum menyiapkan makanan, setelah memegang hewan, sebelum memberi makanan bayi/balita/menyusui) berupa surat edaran, siaran radio, berita di Koran, warta mimbar lewat gereja maupun masjid untuk melaksanakan CTPS secara serempak pada hari-H pelaksanaan HCTPS; (2) Orientasi teknik cuci tangan pakai sabun secara benar bagi mahasiswa kesehatan dan petugas Puskesmas se-Kota Kupang; (3) Lomba Choire/paduan suara tingkat SD dengan tujuan menggali pendekatan dan membudayakan CTPS dengan pendekatan yang menyenangkan; (4) Melakukan pemungutan sampah disepanjang pantai Oesapa; (5) Roadshow HCTPS bersama Walikota Kupang dengan melibatkan LSM dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkot Kupang di Kelurahan Namosain – Kelurahan Batuplat dan (6) Pada tanggal 15 Oktober 2011 dilakukan demo CTPS serentak di 126 Sekolah Dasar yang ada di Kota Kupang.
Walikota Kupang dalam sambutannya menegaskan bahwa walaupun seringkali orang meremehkan CTPS sebagai hal sepele dan kecil, tetapi sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam mengurangi berbagai penyakit menular. Menurut Walikota, Kesehatan pangkal kebersihan oleh karena itu Walikota sangat menghimbau agar seluruh masyarakat Kota Kupang dapat menjadikan CTPS ini sebagai suatu budaya dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini ditandai dengan Seremonial Demo Cuci tangan Pake Sabun oleh Walikota Kupang diikuti oleh Pimpinan SKPD, Peserta HCTPS beserta tamu undangan lainnya.