KUPANG, Dalam rangka mengantispasi peningkatan Kasus DDB di Kota Kupang selama beberapa minggu terakhir di bulan Januari hingga Februari 2012, maka Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. I. Wayan. Ari. Wijana. S. Putra,M.Si, menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan Tanggap DBD. Rangkaian kegiatan seperti pendistribusian dan penaburan Abate, Penyuluhan Keliling Kelompok untuk menstimulasi masyarakat mencegah DBD, fooging focus pada wilayah dengan potensi kasus DBD tertinggi, dan rangkaian kegiatan lainnya dipersiapkan jajaran Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk mencegah DBD. Selain itu seluruh Puskesmas di Kota Kupang juga akan disiagakan selama 24 jam penuh setiap hari untuk menangani setiap pasien DBD yang ingin datang berobat setiap harinya.
Untuk itu dalam rang
Untuk itu dalam rangka menurunkan angka kejadian kasus DDB, maka Ari Wijana menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Kupang agar melaksanakan langkah pencegahan DDB melalui 3M+ yakni 1) Membersihkan Lingkungan sekitar tempat tinggal dan Mengubur Kaleng-kaleng bekas penampung air, 2) Menguras Bak Mandi dan minimal 2-3x seminggu, 3) Menutup tempat penampungan air yang terbuka seperti drum, vas bunga, dll serta menaburkan bubuk abate kedalam tempat penampungan air untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk Aedes Aegpyty. Penanganan DDB dapat berlangsung dengan baik apabila ada kerjasama yang baik dari semua pihak dalam rangka membersihkan lingkungan guna mencegah perkembangan vector penyakit DBD yakni Nyamuk Aedes Aegpyty.
Selain itu apabila ada masyarakat yang memiliki kerabat atau tetangga yang mengalami gejala awal DBD seperti Panas/ Demam yang tidak kunjunga turun hingga lebih dari 2-3 hari maka diharapkan segera berobat ke Pustu atau Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
KUPANG, Dalam rangka mengantispasi peningkatan Kasus DDB di Kota Kupang selama beberapa minggu terakhir di bulan Januari hingga Februari 2012, maka Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. I. Wayan. Ari. Wijana. S. Putra,M.Si, menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan Tanggap DBD. Rangkaian kegiatan seperti pendistribusian dan penaburan Abate, Penyuluhan Keliling Kelompok untuk menstimulasi masyarakat mencegah DBD, fooging focus pada wilayah dengan potensi kasus DBD tertinggi, dan rangkaian kegiatan lainnya dipersiapkan jajaran Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk mencegah DBD. Selain itu seluruh Puskesmas di Kota Kupang juga akan disiagakan selama 24 jam penuh setiap hari untuk menangani setiap pasien DBD yang ingin datang berobat setiap harinya.







